NEWS TICKER
Bagian Humas

Bagian Humas

Rabu, 30 November 2016 03:05

Narasi Tunggal Rakornas BLU 2016

Narasi Tunggal RAKORNAS BLU 2016

“Satu Dekade BLU Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik”.

Dalam rangka peningkatan pelayanan instansi pemerintah kepada masyarakat, sejak tahun 2005, pemerintah telah menetapkan peraturan perundangan mengenai Badan Layanan Umum (BLU). BLU merupakan instansi pemerintah yang diberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan yang beroperasi dengan prinsip efisiensi dan produktivitas untuk mendukung pencapaian kesejahteraan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. BLU merupakan contoh konkrit instansi pemerintah yang pengelolaannya berbasis kinerja dengan meningkatkan sisi akuntabilitas dan seluruh pendapatan dan pengeluaran BLU tercatat pada anggaran pemerintah. Peningkatan kinerja layanan BLU tercermin dari pendapatan BLU yang tumbuh sekitar 11-20 persen per tahun.
Selama satu dekade terakhir, di lingkungan pemerintah pusat telah terbentuk 182 BLU di 22 kementerian/lembaga.  Lebih dari 90 persen jumlah BLU tersebut memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan, sisanya memberikan pelayanan untuk mendukung kemampuan finansial koperasi, usaha kecil, mikro, dan menengah, dukungan pengembangan industri, pemasyarakatan hasil penelitian dan pengembangan teknologi, dan pengelolaan kawasan untuk percepatan pengembangan investasi.
Konsep BLU, masih berusia belia, masih banyak yang perlu  diperbaiki dari berbagai sisi, seperti regulasi, dukungan kementrian/lembaga induk BLU, maupun mindset pengelola BLU.  Pada sisi regulasi, selama satu dasawarsa terakhir BLU masih perlu dioptimalkan untuk memberdayakan aset yang ada pada BLU guna mendukung peningkatan layanan.  Konsep BLU pada dasarnya mengadopsi praktek bisnis yang sehat, walaupun tidak mengutamakan untuk mencari keuntungan, sehingga diperlukan jiwa entrepreneurship pada pengelola BLU. Selanjutnya, dukungan kementrian/lembaga induk BLU sangat penting bagi pengembangan layanan. Terkait dengan hal-hal tersebut, maka pada tanggal 22 November 2016 akan dilaksanakan rapat koordinasi badan layanan umum tahun 2016 dengan tema “Satu Dekade BLU Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik”.
Rapat koordinasi BLU tahun 2016 akan dilaksanakan di dua tempat. Pembukaan akan dilakukan oleh Presiden RI  di Istana Negara yang dihadiri menteri/pimpinan lembaga terkait BLU, pimpinan seluruh BLU, dan pejabat eselon I kementrian/lembaga terkait. Dalam pembukaan rapat di Istana Negara juga akan dilaksanakan peresmian RSPAD Gatot Subroto sebagai BLU. Selanjutnya acara akan dilaksanakan di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, yang diisi dengan penyampaian sambutan Menteri Keuangan, pidato Panglima TNI, Menteri ESDM, dan sejumlah narsum ternama tentang perbaikan tata kelola instansi pemerintah dan pentingnya entrepreneurship pada instansi pemerintah untuk peningkatan layanan kepada masyarakat. Selain itu, juga akan dilaksanakan seminar dengan tema ““Pengelolaan Aset pada BLU Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik”.
(Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo)
***

#RakornasBLU2016 #SatuDekadeBLU dan FB: Humas Banggai Kepulauan

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan yang ke XVII pada Kamis 03 November 2016 bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Selaku Inspektur Upacara yakni Bupati Banggai Kepulauan (Bpk. Ir. H. Moh Faizal Mang, MM). Turut hadir Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Banggai Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Banggai, Perwira Penghubung 1308 Luwuk Banggai, Wakapolres Banggai Kepulauan, Perwakilan DPRD Banggai Kepulauan, dan Undangan BUMN/BUMD.
Di akhir upacara dilaksanakan penyerahan Tropi dan Hadiah Uang Tunai Lomba Desa Membangun Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2016:
Terbaik I : Desa Bobu (Kec. Tinangkung Selatan)
Terbaik II: Desa Seano (Kec. Buko Selatan)
Terbaik III: Desa Binuntuli (Kec. Liang)
Juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala Desa, Camat atas inisiasi membayar PBB-P2 tercepat sebelum jatuh tempo masa pajak tahun 2016 dan piagam penghargaan kepada Desa, Kecamatan, dan SKPD yang dinilai bersih dan rapi serta Penyerahan Sapu lidi kepada Desa, Kecamatan, dan SKPD yang di nilai kurang dalan kebersihan.(nf)

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan yang ke XVII pada Kamis 03 November 2016 bertempat di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Selaku Inspektur Upacara yakni Bupati Banggai Kepulauan (Bpk. Ir. H. Moh Faizal Mang, MM). Turut hadir Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Banggai Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Banggai, Perwira Penghubung 1308 Luwuk Banggai, Wakapolres Banggai Kepulauan, Perwakilan DPRD Banggai Kepulauan, dan Undangan BUMN/BUMD.

Di akhir upacara dilaksanakan penyerahan Tropi dan Hadiah Uang Tunai Lomba Desa Membangun Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2016:
Terbaik I : Desa Bobu (Kec. Tinangkung Selatan)
Terbaik II: Desa Seano (Kec. Buko Selatan)
Terbaik III: Desa Binuntuli (Kec. Liang)
Juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala Desa, Camat atas inisiasi membayar PBB-P2 tercepat sebelum jatuh tempo masa pajak tahun 2016 dan piagam penghargaan kepada Desa, Kecamatan, dan SKPD yang dinilai bersih dan rapi serta Penyerahan Sapu lidi kepada Desa, Kecamatan, dan SKPD yang di nilai kurang dalan kebersihan.(nf)

https://www.facebook.com/humasprotokol.banggaikepulauan.35/media_set?set=a.110254742784997.1073741827.100014014146794&type=1

Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai Kepulauan pada Kamis 13 Oktober 2016 di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, mewakili Bupati mendampingi team yaitu Asisten Pemerintahan Banggai Kepulauan. Kunjungan ini membahas kebutuhan infrastruktur dan program-program yang perlu di laksanakan. Hadir dalam acara ini Kapolres Banggai Kepulauan, Anggota DPRD Banggai Kepulauan dan Kepala SKPD Lingkup Pemerintahan Banggai Kepulauan.

https://www.facebook.com/humasprotokol.banggaikepulauan/media_set?set=a.1803338703277780.1073741865.100008050025117&type=3

Terlampir (pdf) Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan No.1  Tahun 2016  Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2016 - 2036

Siaran Pers

HARI KONSUMEN NASIONAL 2016: MOMENTUM TINGKATKAN MARTABAT KONSUMEN

Penetapan Hari Konsumen Nasional dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden No. 13 Tahun 2012 tentang Hari Konsumen Nasional. Pemilihan tanggal 20 April sebagai Hari Konsumen Nasional didasarkan pada tanggal diterbitkannya Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Pada dasarnya Hari Konsumen Nasional bertujuan:
a.    Sebagai upaya penguatan kesadaran secara massif akan arti pentingnya hak dan kewajiban konsumen serta sebagai pendorong meningkatnya daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri.
b.    Menempatkan konsumen pada subyek penentu kegiatan ekonomi sehingga pelaku usaha terdorong untuk dapat memproduksi dan memperdagangkan barang/jasa yang berkualitas serta berdaya saing di era globalisasi.
c.    Menempatkan konsumen untuk menjadi agen perubahan dalam posisinya sebagai subyek penentu kegiatan Ekonomi Indonesia.
d.    Mendorong pemerintah dalam melaksanakan tugas mengembangkan upaya perlindungan konsumen di Indonesia.
Tema Peringatan Harkonas 2016 adalah “Gerakan Konsumen Cerdas, Mandiri dan Cinta Produk Dalam Negeri” dengan Sub tema “Konsumen Cerdas dengan Nasionalisme Tinggi Menggunakan Produk Dalam Negeri”. Konsumen yang cerdas adalah konsumen yang mampu menegakkan haknya, melaksanakan kewajibannya serta mampu melindungi dirinya dari barang atau jasa yang merugikan.
Konsumen yang cerdas tentunya hanya membeli produk-produk yang sesuai ketentuan dan mengutamakan penggunaan produk dalam negeri. Penggunaan produk dalam negeri yang sesuai dengan ketentuan akan meningkatkan daya saing dan perekonomian bangsa, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun cinta produk dalam negeri adalah gerakan penggunaan produk dalam negeri sebagai bentuk rasa bangga dan cinta kepada bangsa Indonesia. Dengan menggunakan produk dalam negeri dapat memupuk rasa bangga dan cinta kepada bangsa Indonesia, meningkatkan perekonomian bangsa serta meningkatkan kemakmuran masyarakat.
Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen telah diberlakukan sejak tahun 2000 namun disadari bahwa masih sedikit konsumen yang memahami bahwa mereka mempunyai hak yang dijamin oleh Undang-Undang. Kurangnya pemahaman konsumen akan hak dan kewajibannya serta kemampuan melindungi diri ketika berinteraksi dengan pasar, menyebabkan banyaknya kasus di masyarakat  yang menimbulkan kerugian bagi konsumen pada saat melakukan transaksi, baik yang secara konvensional maupun elektronik, di bidang pembiayaan, penggunaan bahan berbahaya pada pangan, pelayanan purna jual dan lain sebagainya.
Hasil pemetaan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan di tahun  2015 menunjukkan bahwa nilai IKK Indonesia tahun 2015 hanya sebesar 34,17, dari nilai maksimal 100. Nilai tersebut masih jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan nilai perhitungan IKK di 29 negara Eropa yang sudah mencapai 51,31. Dengan nilai IKK sebesar 34,17 menunjukkan bahwa keberdayaan konsumen Indonesia pada umumnya masih berada pada level paham, artinya konsumen Indonesia sudah mengenali dan memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen, namun belum sepenuhnya mampu menggunakannya untuk menentukan pilihan konsumsinya serta belum berperan aktif dalam memperjuangkan haknya sebagai konsumen. Dari survey tersebut juga terlihat bahwa perilaku complain konsumen Indonesia masih sangat rendah dengan nilai indeks 11,14.
Selain itu hanya 30% masyarakat yang sudah mengetahui adanya Undang-Undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan bahkan 52% diantaranya hanya pernah mendengar. Sebanyak 42% konsumen yang mengalami masalah dalam pembelian dan/atau penggunaan barang/jasa, lebih memilih untuk tidak melakukan pengaduan, dengan alasan utama resiko kerugian tidak besar (37%); tidak tahu lokasi tempat pengaduan (24%); beranggapan prosesnya rumit dan lama (20%).
Perlindungan konsumen merupakan prasyarat mutlak dalam mewujudkan perekonomian yang sehat melalui keseimbangan antara perlindungan kepentingan konsumen dan pelaku usaha. Hanya melalui keberadaan dan keberdayaan perlindungan konsumen yang memadai, Indonesia mampu membangun kualitas manusia yang berharkat, bermartabat, cerdas, sehat, inovatif dan produktif untuk membawa Indonesia memiliki ketahanan nasional, dan jauh lebih baik lagi berdaya saing di berbagai bidang di kancah dunia.

Hari Konsumen Nasional diharapkan mampu menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesetaraan antara konsumen dan pelaku usaha serta mampu mendorong semua pihak untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan konsumen Indonesia yang cerdas, mandiri dan cinta produk dalam negeri, serta dengan nasiolisme tinggi menggunakan produk dalam negeri.


**Tim PKP Kemkominfo dan Biro Humas Kemendag

Selasa, 19 April 2016 07:05

Kegiatan Lomba Desa 2016

Kegiatan Lomba Desa merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan secara di tiap Desa dan Kelurahan  secara bergilir. Di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kegiatan Lomba Desa berlansung sejak 28 Maret 2016 s/d  9  April 2016 dan diikuti oleh 12 Desa ( 1 Desa mewakili 1 Kecamatan) serta 3 Kelurahan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan yaitu Kel. Salakan, Kel. Sabang, Kel. Bulagi. Kegiatan yang di bina oleh BPMPD Banggai Kepulauan ini, dihadiri oleh Bupati, perwakilan DPRD, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita,  beberapa Kepala Dinas terkait bersama staf, masing-masing camat dan Masyarakat Desa. Lomba Desa 2016 ini dirangkaikan dengan Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Beras Rawan Pangan oleh Badan Ketahanan Pangan Kab. Banggai Kepulauan.

Pada kesempatan Lomba Desa 2016 ini, Bupati Banggai Kepulauan Bpk Drs. Lania Laosa memperkenalkan masyarakat tentang usaha BUMDES, oleh Bupati masyarakat Desa di dorong untuk aktif melibatkan diri dalam mengelolah usaha mikro. Garis besar BUMDES adalah suatu usaha milik bersama yang diinisiasi dan di kelolah oleh kelompok Desa. BUMDES memiliki kekuatan Badan Usaha yang sah. Tiap BUMDES akan membuka jabatan untuk  manager Produksi, Manager Keuangan dan Direktur Utama. Ketiga jabatan tersebut digaji sebagai karyawan namun wajib bertanggung jawab terhadap kelancaran dan kemajuan usaha yang di kelolah, dan dig anti bila dianggap kurang produktif. Dana BUMDES berasal dari Dana Pemerintah untuk Pembangunan Desa, dana tersebut telah dipercayakan kepada masing-masing Kepala Desa. Bupati Banggai Kepulauan Bpk. Drs. Lania Laosa berharap masyarakat Desa bisa cepat merespon peluang usaha BUMDES sesuai dengan potensi Desa mereka masing-masing.Beliau berjanji akan membina dan memonitoring lansung masyarakat dalam menjalankan Usaha BUMBES tersebut. (Hgs)

Lomba Desa Tahun 2016 di Desa Paisuluno Kec. Bulagi Utara

https://www.facebook.com/humasprotokol.banggaikepulauan/media_set?set=a.1722732101338441.1073741852.100008050025117&type=3

Lomba Desa Tahun 2016 di Desa Lalong Kec. Tinangkung Utara

https://www.facebook.com/humasprotokol.banggaikepulauan/media_set?set=a.1621217658156553.1073741831.100008050025117&type=3

Lomba Desa Tahun 2016 di Desa Labasiano Kec. Buko

https://www.facebook.com/humasprotokol.banggaikepulauan/media_set?set=a.1722723981339253.1073741851.100008050025117&type=3

Lomba Desa Tahun 2016 di Desa Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan

https://www.facebook.com/humasprotokol.banggaikepulauan/media_set?set=a.1722395428038775.1073741849.100008050025117&type=3

Rabu, 12 April 2016, bertempat di Lapangan Kantor Bupati Banggai Kepulauan dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah ke 52. Bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Bupati Banggai Kepulauan, Bpk Drs. Lania Laosa. Beliau membacakan Sambutan Gubernur Sulawesi Tengah, dalam sambutan HUT tersebut terpapar buah hasil kerja keras yaitu pencapaian dan kinerja masyarakat dan Pemerintah Sulawesi Tengah serta peluang dan tantangan yang perlu di upayakan kedepan. Hadir dalam Upacara tersebut, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua Dharma Wanita, Forkopimda, dan Pejabat eselon II, III, dan IV Lingkup Pemerintahan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dirgahayu Provinsi-ku Sulawesi Tengah, mari bersama kita wujudkan daya saing melalui budaya kerja, semangat kebersamaan agar kita masyarakat Sulawesi Tengah lebih maju, mandiri dan sejahtera.

Dirgahayu Provinsi-Ku….!

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Buko Selatan, 16 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Buko, 17 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Bulagi Utara, 18 Februari 2016

 

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Bulagi, 19 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Bulagi Selatan, 20 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Tinangkung, 22 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Tinangkung Selatan, 23 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Totikum Selatan, 24 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Totikum, 26 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Tinangkung Utara, 27 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Liang, 29 Februari 2016

Kegiatan Musrembang di Kecamatan Peling Tengah, 01 Maret 2016

Halaman 1 dari 8