Salakan, Bangkepkab.go.id – Dalam rangka upaya peningkatan keberhasilan usaha Ternak Sapi, Pemerintah pusat  melalui Dinas Pertanian Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) memberikan Asuransi  Usaha Ternak Sapi (AUTS), dengan tujuan untuk memberikan perlindungan dalam bentuk ganti rugi kepada peternak, jika terjadi kematian sapi  karena sakit,beranak, kecelakaan  dan sapi hilang karena kecurian. Asuransi ini merupakan program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah

Dana yang diberikan pemerintah guna ganti rugi sapi yang mengalami kematian tersebut yaitu sebesar Rp 10.000.000,-/ekor, namun demikian, untuk mendapatkan asuransi bersubsidi tersebut ada beberapa syarat yang harus dilakukan oleh peternak, yakni datang ke Dinas Peternakan terdekat,mengisi Form AUTS-1 dan AUTS-2, membayar premi asuransi,menyerahkan foto ternak, dan setelah itu akan mendapatkan  kartu ternak  dan penjelasan AUTS asuransi diproses dan untuk terbit polis dari Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) kurang lebih 10 hari, kata Kepala Bidang Peternakan Fatimah Lumbon saat mendatangi  Dinas Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Bangkep Rabu (16/5)

Untuk pembayaran  premi asuransi tersebut,  pemerintah memberikan subsidi setiap tahun sebesar 80%/ekor dan untuk 20%/ekor ditanggung peternak atau dengan jumlah yang harus dibayarkan oleh peternak tiap tahun hanya Rp 40.000,-/ekor sedangkan untuk per bulannya kurang lebih Rp 3.500,-/ekor tambahnya.

“Lanjut dari itu, Kabid mengatakan Asuransi bersubsidi tersebut hanya berlaku pada sapi betina sedangkan untuk sapi jantan tidak memiliki asuransi bersubsidi,sehingga dengan adanya asuransi bersubsidi, saya berharap semakin banyak peternak yang memanfaatkan program pemerintah tersebut, sebab para peternak adalah ujung tombak dalam mewujudkan program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah, karena dengan asuransi, ternak sapi aman, peternak tenang”

Sementara itu, Kadis Kominfo Ir. Kondrad D. Galala MM berharap dengan adanya asuransi tersebut petani ternak sapi di Bangkep bisa lebih nyaman dan sejahtera. Cici

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).