Salakan, Bangkepkab.go.id –   Plt Kadis Pertanian Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Ir. Raden Bambang W.W., MM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Program Nasional, yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian dengan nama UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting), yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 48/Permentan/PK.210/10/2015 tanggal 3 Oktober 2016.

Program ini bertujuan mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar Swa Sembada daging sapi pada tahun 2026 dan mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewani sekaligus mensejahterakan petani ternak kata Kadis Pada sambutannya di kegiatan Gebyar  Siwab (Sapi Indukan Wajib Bunting) dan Panen Pedet (Anakan Sapi) yang dirangkaikan dengan launching Klinik Inseminasi  terpadu yang dilaksanakan di desa Palam, Kecamatan Tinangkung Utara Senin 14 Mei 2018 yang dihadiri oleh Asisten III Awaludin SP.,MP, Kadis PMPTSP Drs. Baharudin Longa M.Si, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bangkep, Unsur Forkopimda Bangkep, Camat Tinangkung Utara, Kades Palam, Staf/perwakilan Bank BRI Cabang Salakan, Toko Masyarakat dan para peternak.

“Di Kabupaten Bangkep katanya, telah dimulai sejak tahun 2015 dengan pola IB (inseminasi Buatan) dan sampai pada saat ini sudah mencapai 1870 akseptor dengan kelahiran 748 ekor dengan tingkat kelahiran 40%, angka kelahiran sebesar 748 ekor ini adalah angka yang terlapor ke petugas IB pada Dinas Pertanian Kabupaten Bangkep, sementara masih ada data dari peternak yang tidak melaporkan ke Dinas.  Di tahun 2019 di Kabupaten Bangkep, melalui Dinas Pertanian menargetkan 2000 ekor IB melalui dana APBD II yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi sapi di Kabupaten Bangkep”.

“Dalam ksempatan ini, saya juga ingin menyampaikan bahwa terkait dengan program pengembangan jagung yang digalakan oleh bapak Bupati, maka sangat terintegrasi dengan program SIWAB ini, tambahnya, karena brangkasan dari panen jagung dapat dimanfaatkan oleh petani ternak kita untuk dijadikan pakan ternak. cici

 

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).