Salakan, Bangkepkab.go.id – Peringatan Hari Pramuka ke 57 tahun 2018 dengan tema “Pramuka Perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” yang dilaksanakan di Lapangan Trikora Jaya Wijaya Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa (14/08/2018).

Pada kegiatan ini dilaksanakan apel gabungan dari gerakan-gerakan pramuka dari Pimpinan Kuarcab dan Kuaran, Andalan Cabang dan Andalan Pramuka, Ketua Pembina gugus depan, Pembina, Pamong dan Instruktur gerakan pramuka, para Mitra Gerakan pramuka, Pengurus DKC, Dewan Ambalan serta adik-adik pramuka.

Gerakan pramuka menjadi rumah kita bersama dan itulah harapan bangsa ini kepada gerakan pramuka, gerakan pramuka harus tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI.

Sehingga diharapkan kepada seluruh jajaran pramuka utamanya anggota dewasa baik sebagai Majelis Pembimbing, Andalan, Pelatih, Pembina, Pamong, Saka maupun Instruktur agar merapatkan barisan untuk bekerjasama secara sinergis guna mempererat, mewujudkan kaum muda Indonesia yang berkepribadian luhur, berkarakter, berwatak handal dalam berpikir dan bertindak yang memiliki jiwa bela Negara yang terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak nanti.

Bangsa Indonesia pada tahun 2030 akan mendapatkan bonus demokrafi yang akan membawa dampak sosial ekonomi, dapat bernilai positif maupun negatif, melimpahnya jumlah penduduk usia kerja akan menguntungkan dari sisi pembangunan sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi ketingkat yang lebih tinggi lagi yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Namun demikian berkah ini berbalik menjadi bencana jika bonus ini tidak dipersiapkan kedatangannya mulai dari sekarang.

Dalam sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka RI yang disampaikan oleh Plt. Bupati Bangkep H. Rais D. Adam, Gerakan pramuka berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manusia dengan membekali pendidikan karakter dan kompetensi IPTEK berbasis kecakapan yang kelak menjadi bekal hidup kaum muda Indonesia.

Gerakan pramuka harus dapat memberikan nilai tambah bagi anggotanya dan hal inilah yang perlu dikaji dan dikembangkan terus-menerus oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan dan pusat penelitian dan pengembangan kepramukaan yang bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan peranan satuan karya pramuka perlu ditingkatkan untuk menciptakan kerja yang berbasis pada kecakapan khusus dalam setiap ridhanya.

Olehnya Pemerintah Pusat dan Daerah harus dapat memberikan alokasi dana secara contineu untuk aktifitas gerakan pramuka karena banyak Daerah dan cabang yang masih sangat minimal mendapatkan dana yang berasal dari APBN dan APBD dan kepada para penerima penghargaan dari gerakan pramuka semoga dapat membantu dan mendorong untuk dapat membantu tanpa lelah dan bosan guna memajukan gerakan pramuka.(Elsi)

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).