Bangkepkab.go.id RSUD Trikora Salakan. Stigma Rumah sakit daerah yang crowded, kumuh, bau, sesuai dengan penyebutannya sudah harus ditinggalkan. Citra penyelenggara layanan kesehatan rujukan yang terlampau jelek dimata masyarakat harus diupayakan diubah paradigmanya, menjadi Rumah sakit yang familiar, humanis, bersih, harum dan hijau tanpa meninggalkan tujuan utama yaitu memberikan layanan kedokteran dan perawatan yang paripurna dan mutakhir.

RSUD Trikora Salakan sebagai pilar utama layanan kesehatan rujukan di Banggai Kepulauan mempunyai tugas penting dan berat, yaitu menjamin pemberian layanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan dengan standar  yang akan memberikan jenis dan kualitas layanan yang sama dengan Rumah Sakit di daerah lain.

Terlepas dari masih banyaknya kekurangan dalam pelayanannya, saat ini RSUD Trikora dengan klasifikasi C, telah sejajar dengan Rumah Sakit di Indonesia dengan diterimanya sertifikat Akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit yang merupakan lembaga otoritas satu-satunya  di Indonesia dalam menilai standar penyelenggaraan Rumah Sakit. Bahkan untuk hal ini RS Trikora dinilai lebih baik dari beberapa RS di Sulawesi Tengah.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, pihak manajemen RSUD Trikora Salakan, menginisiasi program inovasi : KASIH BERJUTA SISI, yang merupakan akronim dari, Kamis Bersih; Berolahraga di hari Jumat dan Tanam satu pohon; Senin Introspeksi dan Evaluasi. Kegiatan ini sudah berlangsung sekitar sebulan dan konsisten dilakukan serta mendapat respon baik dari berbagai pihak. Terbukti dengan  bantuan bibit pohon pelindung seperti Mahoni, Tanjung, dan Golodokan dari Dinas Kehutanan Propinsi Sulawesi Tengah sekitar 300 bibit. Bisa diprediksi 10 tahun akan datang RSUD Trikora akan benar-benar menjadi green hospital, rumah sakit hijau yang akan menjamin ketersediaan udara bersih dan segar dengan lingkungan yang adem. Di setiap hari Senin, dilakukan evaluasi kinerja sekaligus menjaga silahturahmi antar staf Rumah Sakit”, kata Direktur RSUD Trikora, dr. James H.D. Pinontoan.

“Semoga program ini menjadi inisiator bagi siapa saja dan dimana saja untuk kemudian bisa di-duplikasi, replikasi, atau dimodifikasi menjadi program unggulan di lingkungan kerja yang lain. Untuk RSUD Trikora sendiri, program ini menjadi wujud tanggung-jawab paripurna yang dipersembahkan bagi masyarakat Banggai Kepulauan,” pungkas dr. James penuh optimisme. cici

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).