Salakan, Bangkepkab.go.id – Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Salakan, ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan Hari Anak Nasional (HAN) yang di laksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Kelurga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Senin (16/7/2018) di Lapangan Trikora Sal;akan.

Pada Peringatan HARGANAS dan HAN siswa SLB tersebut menampilkan beberapa tarian yang membuat para masyarakat yang hadir terharu akan tampilan mereka, karena  di tengah – tengah keterbatasan itu tapi para siswa tersebut bisa membuktikan kepada masyarakat kalau  mereka bisa seperti dengan anak sekolah lainnya, namun dengan keterbatasan yang dimiliki itu bukan menjadi suatu halangan untuk tidak bisa mempunyai pendidikan.Tampilan tarian dari siswa SLB tersebut disaksian Plt. Bupati `Banggai Kepulauan H.Rais D. Adam, Plt.  Sekretaris Daerah, Wakil Ketua PKK,  Kepala OPD, Unsur Forkopimda, staf Khususs Bupati, Camat, TokoWanita serta para undangan.

Keikutsertaan Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) Salakan dalam peringatan HARGANAS dan HAN bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terutama kepada pemerintah agar tahu bahwa anak berkebutuhan khusus itu tidak hanya bisa makan tetapi bisa berpotensi  kata Hartati Mongggilo S.PdI yang merupakan Kepala Sekolah  SLB Negeri Salakan Kabupaten Bangkep.

SLB ini merupakan salah satu sekolah di Bangkep yang siswa siswinya mempunyai kebutuhan khusus, seperti Tuna Grahita, Tuna Daksa, Tuna Netra, Autis bahkan Ganda dan jenjang pendidikannya mulai dari SD sampai dengan SMA, dan untuk SD  proses pembelajarannya yaitu enam puluh persen akademik dan empat puluh persen keterampilan, sedangkan untuk SMA itu terbalik empat puluh persen akademik dan enam puluh persen keterampilan. Kata Kepsek

Keterampilan ini bertujuan agar pada saat mereka keluar dari sekolah  minimal yang mereka tahu bisa bina diri sendiri, namun yang lebih penting yaitu agar mereka bisa  hidup bertahan, dengan keterampilan yang mereka peroleh, Keterampilan itu terdiri dari beberapa bidang yakni tata rias, tata boga dan masih adalagi keterampilan yang kami ajarkan pada siswa tersebut. Sehingga melalui keterampilan tersebut kami bisa memiliki satu wirausaha yang kami rancang sudah kurang lebih setahun, dan keterampilan tersebut dilakukan oleh siswa SLB dari pembuatan sampai dengan penjualan yang prosesnya dilakukan pada pagi hari dan jika tidak terselaesaikanakan dilanjutkan pada sore hari yang bertujuan untuk membantu dana makan untuk asrama yang di dirikan oleh SLBN Salakan tersebut karena  makan hanya berharap dari bantuan, tapi tidak menutup kemungkinan  kami berusaha untuk bisa  mandiri, artinya dari hasil keterampilan yang diproduksikan bias menjadi hasil. tambahnya.

Jumlah siswa pada SLB yakni lima puluh lima orang dan mempunyai dua asrama yang saat ini merupakan tempat tinggal dari beberapa siswa, dan dari kedua asrama tersebut salah satunya merupakan bantuan dari Dinas Sosial dengan jumlah siswa dua puluh orang, sedangkan satunya merupakan asrama mandiri yang di bentuk oleh SLB itu sendiri. Oleh karena itu,  kami berharap, supaya kita bersama – sama memperhatikan bagaimana supaya pendidikan Sekolah Luar Biasa yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan ini bisa ditingkatkan sehingga bisa maju, karena melihat di Kabupaten Banggai Kepulauan ini masih banyak anak – anak yang berkebutuhan khusus tidak punya pendidikan. cici

 

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).