Dr. Mochamad Indrawan : Pariwisata Berkelanjutan Banggai Kepulauan

Sebaiknya tidak ada lagi yang menggunakan  sabun di pemandian alami seperti Paisu-Pok 

Salakan, Bangkepkab.go.id. Bangkep memiliki alam darat dan bawah laut yang mempesona menurut Ahli ekologi Dr. Mochamad Indrawan.

Indrawan yang saat ini menjadi relawan pendamping KAT di Kokolombui Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko berusaha menerjemahkan misi pariwisata Bangkep. Katanya, bila dikemas dan dipasarkan  dengan baik ke dunia internasional, maka pariwisata Bangkep akan sangat mahal. “Begitu banyak obyek  potensi alami yang akan mampu mewujudkan  edutainment sejati”, jelas ketua Asosiasi Ahli Biologi dan Konservasi Tropika se-Asia Pasifik periode 2009-2012.

Indrawan mencontohkan, di Spanyol, pemerintah akan berupaya agar wisatawan menghabiskan sebanyak mungkin melihatbahkan mempelajari  obyek satu per satu sehuingga tidak terasa mereka menghabiskan begitu banyak hari di Negara itu

Nah, di Bangkep potensi alam dan budaya dapat dikelola dengan pendekatan satu desa satu produk    Sebagai contoh, di Kokolomboi tamu atau wisatawan disambut tarian batong, dan salendeng.  Diteruskan melihat taman Kehati  yang dibangun oleh masyarakat adat Togong Tanga bersama kami membangunnya, dimana terdapat satwa endemic Gagak Banggai.  Selanjutnya, ke Batangono untuk snorkeling di Pulau Tikus, dilanjutkan mandi air tawar di Luk Panenteng, serta menyelam menyaksikan kedahsyatan air tawar membentuk danau di laut dengan bentang alam karst.

Berikut, perjalanan dapat dilanjutkan menyaksikan keajaiban burung Gosong Sula di Komba komba, di pandu mantan pemburu paling canggih di dunia bapak Boni dan ibu Elestina.  Dan ketika sampai di Salakan dapat mampir di Kawalu agar diantar masyarakat setempat melihat kuskus kerdil pulau Peling bergelantungan di pohon dengan amannya, banyak yang sangat luar biasa saya rasakan sendiri, ungkap Indrawan.

Yang penting, tambah Indrawan, pemerintah dan masyarakat setempat harus menyiapkan SDM.  Termasuk tidak menggunakan  bahan plastik, apalagi membuang bungkus plastik sembarangan.  Sedangkan di dunia ini sudah mulai dibangun gerakan “bye bye plastic”, jelas peneliti Research Center for Climate Change Universitas Indonesia  itu.

Namun, banyak ekosistem di Bangkep adalah rentan karena berukuran kecil sedangkan penggunanya relative banyak.  Sebaiknya tidak ada lagi yang menggunakan  sabun sama sekali di pemandian alami, seperti di objek wisata Paisu Pok,

agar pariwisata bangkep dapat berkelanjutan, pungkas peneliti ekologi yang telah berkiprah di Bangkep semenjak 1991, Rabu 3/1/2017 di ruangan Kadis kominfo Kab. Bangkep Kondrad D Galala, saat diskusi bersama jurnalis. (Cici/Elsi)

 

Pentingnya Penerapan Teknologi informasi Desa

Salakan,bangkepkab.go.id – Kepala Dinas Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM mengungkapkan Beberapa program Dinas Kominfo dalam Tahun Anggaran 2018 yang sudah dimasukkan, Adapun program yang dimaksud,

  1. Program pengembangan Komunikasi, informasi dan media masa,
  2. Program Pengkajian dan penelitian bidang Komunikasi dan Informasi,
  3. Program Fasilitasi peningkatan SDM bidang Komunikasi dan Informasi
  4. Program Kerjasama informasi dan media masa.

Lanjut ungkap Kondrad bahwa saat ini desa-desa bisa mempersiapkan suatu Konsep informasi Desa berbasis net, sistem informasi pembangunan di desa sangat diperlukan sehubungan adanya perkembangan kemajuan teknologi saat ini.

Informasi desa sangat dibutuhkan oleh semua pihak tak terkecuali masyarakat, utamanya program perencanaan pembangunan,  program jangka pendek, maupun jangka panjang, sesuai dengan yang sesuai dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulaun saat ini, atau sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati, ungkapnya.

Lanjut ungkap Kondrad di Banggai Kepulauan belum ada desa yang resmi terdaftar di menggunakan sistem informasi desa. Ada 2 (dua) Desa, sesuai informasi media yang kami baca baru akan menerapkan sistem informasi desa, yaitu Desa Tonuson Kec.Totikum Selatan dan Desa Ambelang Kec.Tinangkung yang saat ini lagi proses penginfutan data.

Ungkap Kandrad Kondisi saat ini mereka yang berkecimpung dalam pemerintahan desa masih mengandalkan informasi yang sifatnya sederhana, yaitu dari mulut ke mulut ataupun komunikasi selular ditambah dengan perencanaan yang seadanya untuk pembangunan wilayah tempat desanya tersebut. Karena belum sepenuhnya desa memahami akan apa itu informasi desa memanfaatkan internet atau website desa yang dimaksud.

Kepala Dinas Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM dan Ahmad Budullah Jurnalis infodesa.id 

Lanjut ungkapnya, adanya Dana Desa sudah seharusnya tiap-tiap desa yang akan menerima bantuan dana dari pemerintah pusat tersebut harus lebih mengenal dan memahami secara lebih mendetail karakteristik wilayahnya masing-masing. Mulai dari unsur fisik, sosial, dan potensinya. Dengan begitu, wilayah desa dapat dibangun lebih bersifat komprehensif atau menyeluruh yang kaitannya dengan perencanaan pembangunan program desa dengan memanfaatkan dana desa. Nah, dengan mengetahui dan memahami informasi desa, tidak menutup kemungkinan pembangunan desa yang jauh lebih baik dari sebelumnya dapat berjalan dengan lancar.

 Jurnalis Cici Kominfo Bangkep

Apa yang dilakukan teman teman jurnalis baik dari infodesa.id dan media lain di Banggai Kepulauan, Tahun 2018 Kami telah memprogramkan  pengiriman ASN untuk pendidikan dan latihan di Balai Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Kominfo selain kerjasama informasi dan media masa, Insya Allah akan disetujui.

Jurnalis Elsi Saputri Dinas Kominfo Bangkep

Kami mengakui saat ini informasi di web pemda http://bangkepkab.go.id masih kurang sehingga dibuka ruang setiap jurnalis media utamanya OPD bisa mengirimkan informasi kegiatan-kegiatannya ke www.bangkepkab.go.id kekurangan dalam mempublikasikan kegiatan kegiatan kegiatan  OPD dan masyarakat yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat teratasi, disamping keterbatasan tenaga jurnalis dan tenaga media senter. Demikian mengahkhirinya. *(Mad /Elsi Saputri)

 

Bupati Sidak Diskominfo Usai Libur Natal

Salakan, bangkepkab.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus melakukan sidak di semua Bagian, Kantor, Dinas, Badan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan termasuk salah satu di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu, 27/12/2017. Sidak setelah hari libur Natal yang dilakukan dengan tujuan agar pegawai ataupun staf tetap disiplin dan siap bekerja dalam hari kerja setelah libur.

Bupati memberikan tanggapan positif mengenai ruangan kantor Diskominfo, “ Ruangan kantornya harum” ungkap Bapak Zainal Mus saat masuk pintu kantor.  Mengetahui bahwa kantor yang ditempati masih berstatus menumpang, Bupati pada kesempatan ini langsung memerintahkan Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Dinas PU agar berkoordinasi untuk merencanakan dan membangun Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika yang permanen.

Kepala Dinas Kominfo Ir. Kondrad D. Galala, MM menyatakan sangat apresiasi menyambut baik dan berterimakasih kepada Bapak Bupati yang telah melakukan kunjungan sidak (inspeksi mendadak-red) yang melihat secara langsung keadaan kantor bahkan beliau telah memerintahkan untuk perencanaan dan pembangunan kantor baru.

Kunjungan ini berdampak baik pada kesiapan pegawai untuk kembali bekerja melaksanakan tugas-tugas dengan sebaik-baiknya setelah hari libur, kata Kepala Dinas.

Hadir pula saat sidak Sekretaris Dinas, Kepala-Kepala Bidang serta staf Dinas Kominfo. Bupati mengecek ruangan-ruangan yang ada di Kantor termasuk ruangan Kepala Dinas Kominfo sambil mengobrol dengan Kepala Dinas Kominfo dan juga akrab berbincang dengan staf yang ada.

Nampak turut serta mendampingi Bupati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perikanan, Staf Khusus Bidang Keamanan, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Kepala Bagian Umum, Sat Pol PP serta pejabat dan staf lainnya.(Elsi Saputri)