Panen Perdana Jagung Program Kerja Bupati Bangkep

Salakan, InfoPublik – Bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus bersama, Sekwan DPRD, Ketua Tim Penggerak PKK, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Dandim 1308, Kapolsek, Camat, Kepala BRI, Kepala Desa dan petani desa Ambelang sub desa Kuakon, melaksanakan panen jagung perdana dengan luas 42 ha, Kamis (23/11).

Untuk Kecamatan Tinangkung dengan target 90 ha yang telah ditanami 58 ha, yaitu 42 ha terdapat pada desa Ambelang sub desa Kuakon Kecamatan Tinangkung, dan 16 lainnya tersebar di beberapa desa di Kecamatan Tinangkung.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari beberapa program kerja Bupati Banggai Kepulauan, yakni penanaman jagung yang telah dicanangkan pasca dilantiknya sebagai Bupati pada bulan Mei 2017.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep),” kata Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Awaludin .SP.MSI.

Camat Tinangkung Din L Lamasada, SH pada sambutannya mengucapan terima kasih kepada Bupati atas motivasi yang telah diberikan kepada masyarakat desa Ambelang sub desa Kuakon Kabupaten Bangkep, yang pada saat ini sudah terbukti masyarakat bisa menikmati hasil dari tanaman jagung tersebut.

Camat juga berharap agar seluruh masyarakat desa Ambelang sub desa Kuakon untuk terus mendukung seluruh program Bupati di tahun ini dan di tahun yang akan datang.

Pada kegiatan tersebut, Bupati mengatakan dengan kondisi daerah kita yang tidak punya industri, hari ini merupakan satu contoh dan motivasi kita untuk terus membangun daerah dan melaksanakan kegiatan yang bisa menambah hasil pendapatan masyarakat dan bisa meningkatkan PAD, sehingga bisa menjadi daerah yang maju.

Selain itu, Bupati juga mengharapkan kepada seluruh OPD harus bisa berinovasi, sehingga kegiatan seperti ini bisa terlaksana pada semua sektor, bukan hanya pada sektor pertanian namun pada sektor lainnya juga bisa di kembangkan. (McBangkep/Cici/toeb)

 

Ulang Tahun Banggai Kepulauan Diperingati Awal November

Salakan, Infopublik – Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) akhirnya genap berusia 18 tahun, tepatnya pada tanggal 3 November 2017.

Sebagai bentuk apresiasi dalam memperingati hari bersejarah Bangkep, seluruh unsur pemerintah daerah, bersama BUMD/BUMN dan pelajar dari tingkat SD sampai SMA ikut melaksanakan upacara peringatan HUT Bangkep di Lapangan Trikora Salakan, Jumat (3/11).

Sedangkan dari pihak pemerintah provinsi diwakili oleh Asisten I bidang pemerintahan Hukum dan Politik Faizal Mang serta tamu-tamu dari pemerintah daerah tetangga, dan dari pemerintah daerah Bangkep dan Balut melibatkan seluruh SKPD, unsur Forkopinda serta stakeholder lainnya.

Upacara tersebut berlangsung hikmat, Bupati Bangkep Zainal Mus bertindak sebagai inspektur upacara, pembina upacara Muis Abd Latif, Kasat PP bertindak sebagai komandan upacara dan Jein Rorimpandey bertugas sebagai pembaca UUD 1945.

Pada upacara tersebut ketua DPRD Bangkep Muh Risal Arwie bertugas sebagai pembaca sejarah singkat Kabupaten Bangkep. “Bangkep secara historis merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan kerajaan Banggai sebagaimana disebutkan dalam kitab Negarakertagama,” seru Risal.

Para tamu undangan luar daerah pun seperti lebih dalam memahami historis peradaban masyarakat bumi Peling. Kerja-kerja pemerintah daerah Bangkep di bawah kepemimpinan Bupati Zainal Mus dan wakil Bupati Rais D Adam pada pelaksanaan HUT Bangkep terbilang seru.

Rancangan awal hingga suksesnya acara dipercayakan bupati dan wakil bupati kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan Bangkep, Rusli Moidady sebagai ketua panitia.

Sekalipun dihimpit oleh singkatnya waktu, namun Rusli dan jajarannya mampu menyajikan keberhasilan semua rangkaian HUT Bangkep tersebut.

Usai upacara, Pemda Bangkep, tamu undangan bersama masyarakat menikmati kue tumpeng serta hidangan makanan lainnya yang telah disiapkan di stand masing-masing SKPD.

Seluruh lapisan masyarakat berbaur menjadi satu. Pemerintahan Bupati Zainal Mus melalui semarak HUT Bangkep bertekat besar mampu membawa Bangkep setara dengan daerah maju lainnya di Sulteng hingga tingkat Nasional dalam segala aspek.

Rangkaian kegiatan terus berlanjut pada sore hari, arak-arakan peserta karnaval mengelilingi jalan-jalan protokol ibu kota. Berbagai jenis kendaraan roda empat, roda dua hingga sejumlah alat berat dihias sedemikian rupa, sedangkan para penumpang menggunakan pakaian adat kerajaan Banggai.

Antusias masyarakat terlihat memadati setiap pesisir jalan raya. Semarak Hari Jadi Bangkep berlangsung hingga malam hari melalui kegiatan ramah tamah. (McBangkep MS/Cici)

Tim BP3TI Survei Penggunaan Bantuan Perangkat Internet Sekolah di Bangkep

Salakan, Infopublik – Tim Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), N Ahmad Abrar dan Lailatul Badriah selaku Surveyor Indonesia laksanakan survei penggunaan perangkat internet pada beberapa titik yang diberikan pada waktu lalu di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Jumat 27/10/2017.

Ahmad Abrar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat yakni untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas teknologi informasi di daerah – daerah tertentu di Indonesia dalam hal penyediaan perangkat internet melalui BP3TI.

Untuk program ini sudah dimulai sejak tahun 2015 dengan jumlah titik yang akan diberikan parangkat internet kurang lebih 4000 di seluruh Indonesia, seperti di sekolah, Balai Latihan Kerja (BLK) dan Kantor Desa/Kelurahan.

Bersamaan dengan itu Ahmad Abrar menambahkan bahwa 4000 titik tersebut pada tahun 2015 BP3TI mempunyai satu program untuk memonitoring titik tersebut mengenai pemakaian jaringan, dan dari hasil monitoring tersebut pada akhir tahun 2016 untuk Indonesia Tengah diperoleh 265 titik yakni Bali, Nusra, Kalimantan dan Sulawesi salah satunya adalah Bangkep yang boleh dikatakan mempunyai masalah dengan penggunaan jaringan internet.

Untuk wilayah Kabupaten Bangkep sendiri ada empat titik yang akan disurvei yakni SMPN 3 Bulagi Selatan, SMPN I Peling Tengah, SMPN I Tinangkung Utara dan SDN Lobuton, dengan tujuan untuk meninjau langsung masalah apa yang mengakibatkan penggunaan jaringan tersebut tidak maksimal, jelas Ahmad

Dari hasil survei salah satu sekolah yakni sekolah SMPN I Tinangkung Utara, operatornya mengatakan bahwa ketidak maksimalan penggunaan perangkat ini karena tidak diaktifkan selama 24 jam tetapi hanya diaktifkan selama jam sekolah.

Sementara itu, operator sekolah menambahkan bahwa jaringan ini dulunya di gunakan selama 24 jam cuma ada beberapa masyarakat yang mengetahui paswordnya datang ke sekolah tersebut untuk menggunakannya sambil mabuk-mabukan, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk mengaktifkannya hanya selama jam sekolah saja alasannya jangan sampai pihak sekolah dirugikan, jelasnya.

Kegiatan survei dilaksanakan selain TIM BP3TI turut diikuti oleh Kepala Bidang Persadian Haerudin, staf Diskominfo Bangkep Taqyudin, Dewan Guru dan operator sekolah SMPN I Tinangkung Utara (McBangkep/Cici)

http://infopublik.id/read/230436/tim-bp3ti-survei-penggunaan-bantuan-perangkat-internet-di-bangkep.html