Salakan, bangkepkab.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H.Zainal Mus bersama Ibu Ny. Nancy Dunda Zainal melakukan Destinasi Wisata ke Kecamatan Totikum Selatan untuk melihat langsung keindahan alam Danau Tendetung yang terletak di tiga wilayah desa, yaitu Desa Peley, Desa Kanali, dan Desa Tobungku Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, (Sabtu 20 Januari 2018).
Pantaun media, sampai di Danau Tendetung Bupati bersama Ibu Ny Nancy Dunda Zainal langsung menaiki Sepeda Air Bebek-bebek milik Desa Kanali, sesaat setelah kurang lebih 1 Jam Bupati memantau dan melihat langsung keindahan Alam Danau Tendetung, rasa kagum orang nomor satu di Banggai Kepulauan ini tidak terbayang, dan beliau langsung instruksikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang juga turut dalam perjalanan ini, segera membuat desain wilayah sekitar Danau Tendetung buat perencanaan yang baik dan jangkah panjang, jalan masuk dari desa Peley segera benahi, buat tempat parkir yang luas agar ada tempat parkir kenderaan pengunjung.

Baca juga :  Destinasi wisata di pantai tebeabul desa bakalan bangkep
Lanjut kata Bupati ini merupakan salah satu keajaiban alam yang menakjubkan dari Allah SWT di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). Suasana yang sejuk, pemandangan pegunungan hijau yang mempesona, ini luar biasa, kita memancing ikannya ada, sambil menikmati hidangan ala kadarnya yang dipersiapan Camat Totikum Selatan, Cuaca yang tadinya Mendung dan Hujan dan berubah seketika menjadi sejuk dan warnah air Danau pun berubah menjadi Hijau dan tenang, Tadi saat kedatangan awal air danau tenang Nampak bayangan pohon dengan warna biru, setelah itu berubah gelombang gelombang kecil dan saat ini Matahari seperti bersahabat Air Danau Kelihatan Hijau sunggu benar benar Indah, ungkapnya.

Baca juga :  Destinasi wisata alam pasir putih panjang di desa abason bangkep
Mencapai Desa Peley dari Salakan, ditempuh 1 Jam 60 Menit dengan jarak  ± 55 Km, dan untuk mencapai titik Danau Tendetung cukup menantang, yaitu ± 3 km dari Desa Peley atau 30 menit, Dan jalan saat ini masi berupa pembukaan jalan baru belum pengerasan, dan Bupati Zainal Mus Langsung Intruksikan ke Kadis PU Bangkep Rusli Moidady segera membenahinya.
Ibu Nurmawati Kepala Desa Kanali, yang baru dilantik tanggal 18 Desember 2017 menceritakan beberapa keunikan Danau Tendetung, Kata Ibu Kades nama Tendetung diambil dari nama sejenis rumput yang banyak tumbuh di sekitar danau ini. Dan Danau Tendetung pun tidak lepas dari cerita rakyat. Masyarakat percaya bahwa adanya Tendetung seperti sekarang ini bermula dari sepasang kekasih yang tidak direstui oleh kedua orang tua dan kemudian mereka melarikan diri dengan menggunakan perahu. Konon, adanya 101 kelokan di sepanjang danau tersebut terbentuk karena perahu yang dipakai mereka tersebut. Panjang Danau kurang lebih 2,5 Km dan lebar Variasi 600-800 meter.

Baca juga : Pesona wisata mata air di desa kautu salakan
Katanya lagi kepada Bupati, Danau ini mempunyai Keajaiban pada Bulan Mei dan Bulan Juni ini kering Pak Bupati, yang Nampak kelokan sungai dinamakan 101 Kelokan. Atau setiap enam bulan berubah. Ibu Kades  memohon kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan beberpa keunikan Danau Tendetung ini dapat di jadikan Wisata Andalan di Banggai Kepulauan, dan menambah prasaran dan sarana yang ada di Danau, karena Sepeda Air Bebek-bebek 5 Unit , Pendopo dan Tangga Akses Masuk ini diambil dari Dana Desa Tahun sebelumnya, ungkapnya.
Masi di tempat yang sama Ketua Komisi III Bikhan Masso, yang turut dalam rombongan  destinasi wisata bersama Bupati, juga menceritakan, asal mula Danau Tendetung pun tidak lepas dari cerita rakyat, dengan melihat fenomena alam di Danau Tendetung ini yang berubah enam bulan sekali, ini perlu kajian Ahli khusus, ada apa dan mengapa sampai terjadi perubahan seperti ini.

Baca juga :  Ketua dprd pimpin basapu jumat bersih dalam kota salakan
Lanjut Kata Bikhan melihat Sejarah” Nabi Musa ” bisa  membela laut. Kitab Suci Al-Quran menceritakan bahwa Nabi Musa As membelah laut dengan menghentakkan tongkatnya ke  Air Laut semasa Baginda dan kaum Bani Israil terperangkap diantara pasukan tentara Firaun yang sedang menghampiri mereka dan lautan yang terbentang didepan mereka.
Konon sejarah Danau Tendetung sepasang kekasih yang tidak direstui oleh kedua orang tua dan kemudian mereka melarikan diri dengan menggunakan perahu di Danau ini. Sekedar cerita saja Kata Bikhan bisa saja ada hubungannya dengan sejarah beradapan Nabi Musa.
Katanya lagi ini harus ada kajian hukum Alam dan Hukum fisik, Air begitu banyak tiba tiba kering kemana Airnya, yang takala pentingnya saya mengusulkan kepada Bupati  agar  kegiatan2 daerah yang berhubungan dengan alam atau lingkungn semacam kemping, atau apa saja harus di adakan di  sekitar danau ini serta pelepasan benih ikan tawar (ikan mas.. mujair dll) oleh Pak Bupati sehingga mempunyai daya tarik tersendiri, serta pelaksanaan festival tahunan dilaksanakan di Danau Tendetung, menutupnya.
Perjalanan destinasi wisata Bupati bersama Ibu ke Danau Tendetung turut mendapingi beberapa OPD, Camat dan Sekcam Totikum Selatan, Kades  Peley,  Kanali,  Tobungku bersama masyarakat dan Kades Mansamat B dan Ketua Komisi III DPRD Bangkep, Bikhan Masso dan lainnya.
Postmedia:  www.infodesa.id

 

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).