Wabup dan Wawali Mesti Kawal Dana Operasional KPA

Palu, Infopublik – Pelibatan wakil bupati dan wakil walikota menjadi ketua pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS kabupaten/kota bertujuan agar APBD untuk anggaran operasional KPA di wilayahnya tetap terkawal.

Hal ini jadi penekanan Gubernur Longki Djanggola, saat memimpin rakor KPA provinsi dan kab/kota se-Sulawesi Tengah pada Senin (4/12) di Ruang Polibu Kantor Gubernur.

Rapat yang dipimpin dan dibuka gubernur itu turut dihadiri Wabup Banggai Mustar Labolo, Wabup Bangkep Rais Adam dan Wabup Tojo Unauna Admin As Lasimpala.

Hadir pula para sekretaris KPA dan kadis kesehatan se Sulteng, LSM dan mitra kerja terkait. Keseluruhan peserta mencapai 60 orang.

“Betapa strategisnya bapak (wabup/wawali) ditempatkan sebagai ketua supaya ada peran dan kontribusi pada kegiatan (penanggulangan AIDS) tersebut,” tegas Gubernur Longki.

Gubernur menuturkan sampai Agustus 2017, jumlah penderita HIV dan AIDS di Sulteng sudah mencapai masing-masing 990 dan 587 orang dengan kematian sebanyak 234 orang.

“Kasus HIV baru terungkap 27,16 persen dari estimasi tahun 2012 sejumlah 3555 kasus,” lanjut Gubernur Longki Djanggola mengungkap data KPA provinsi.

Untuk itu gubernur meminta sinergitas unsur KPA dalam menekan HIV AIDS guna menunjang pencapaian three zero tahun 2030, yaitu zero new infection (tidak ada infeksi baru), zero related death (tidak ada kematian karena AIDS) dan zero discrimination (tidak ada diskriminasi).

Agar tidak ada yang meninggal karena AIDS tambah gubernur, upaya yang mesti dibuat adalah menemukan (penderita) yang positif AIDS, obati mereka dan pertahankan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) yang diobati dengan pengawasan kontinu dari pendampingnya.

“Bersama kita bisa, bersatu kita kokoh, ayo perangi virusnya bukan orangnya,” tutup gubernur menyemangati peserta rakor. (Reporter MC Prov. Sulteng)

Panen Perdana Jagung Program Kerja Bupati Bangkep

Salakan, InfoPublik – Bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus bersama, Sekwan DPRD, Ketua Tim Penggerak PKK, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Dandim 1308, Kapolsek, Camat, Kepala BRI, Kepala Desa dan petani desa Ambelang sub desa Kuakon, melaksanakan panen jagung perdana dengan luas 42 ha, Kamis (23/11).

Untuk Kecamatan Tinangkung dengan target 90 ha yang telah ditanami 58 ha, yaitu 42 ha terdapat pada desa Ambelang sub desa Kuakon Kecamatan Tinangkung, dan 16 lainnya tersebar di beberapa desa di Kecamatan Tinangkung.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari beberapa program kerja Bupati Banggai Kepulauan, yakni penanaman jagung yang telah dicanangkan pasca dilantiknya sebagai Bupati pada bulan Mei 2017.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep),” kata Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Awaludin .SP.MSI.

Camat Tinangkung Din L Lamasada, SH pada sambutannya mengucapan terima kasih kepada Bupati atas motivasi yang telah diberikan kepada masyarakat desa Ambelang sub desa Kuakon Kabupaten Bangkep, yang pada saat ini sudah terbukti masyarakat bisa menikmati hasil dari tanaman jagung tersebut.

Camat juga berharap agar seluruh masyarakat desa Ambelang sub desa Kuakon untuk terus mendukung seluruh program Bupati di tahun ini dan di tahun yang akan datang.

Pada kegiatan tersebut, Bupati mengatakan dengan kondisi daerah kita yang tidak punya industri, hari ini merupakan satu contoh dan motivasi kita untuk terus membangun daerah dan melaksanakan kegiatan yang bisa menambah hasil pendapatan masyarakat dan bisa meningkatkan PAD, sehingga bisa menjadi daerah yang maju.

Selain itu, Bupati juga mengharapkan kepada seluruh OPD harus bisa berinovasi, sehingga kegiatan seperti ini bisa terlaksana pada semua sektor, bukan hanya pada sektor pertanian namun pada sektor lainnya juga bisa di kembangkan. (McBangkep/Cici/toeb)

 

Pemerintah Pererat Kerukunan Demi Pembangunan Bangkep

Salakan,InfoPublik-Kerukunan keluarga besar Balantak, Lamala dan Masama  yang terhimpun dalam “Barimpungan Pokobondolong” Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) dalam rangka pembentukan ketua dan pengurus kerukunan, Sabtu (18/11) di Pendopo Rumah Jabatan Bupati.

Dengan tujuan untuk pererat silaturahim antar sesama demi terciptanya persatuan dan kesatuan menuju masyarakat Banggai Kepulauan yang aman dan sejahtera tanpa membedakan suku,ras dan agama untuk meningkatkan  kompetisi masyarakat Balantak, Lamala  dan Masama bersama masyarakat Banggai Kepulauan  dalam bingkai NKRI.

Mubes tersebut dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus, Ketua PKK Kabupaten Banggai Kepulauan, Staf Khusus, Unsur Forkopimda, Perwakilan Kerukunan Balantak, Lamala, Masama di 12 Kecamatan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pada Sambutan bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus mengatakan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik atas diselenggarakannya Musyawara besar (Mubes) kerukunan keluarga besar Balantak, Lamala dan Masama, semoga kegiatan ini membawa berkah bagi Kabupaten Bangkep, khususnya  bagi masyarakat yang tergabung dalam kerukunan Barimpungan Pokobondolong

Bupati juga mengajak Warga Balantantak, Lamala dan Masama untuk bersama – sama berperan aktif  dalam memberikan saran dan masukan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan roda pemerintahan dan program pembangunan daerah ini dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dengan hadirnya kerukunan keluarga besar Balantak, Lamala dan Masama  di daerah ini agar bisa menjadi wadah aspirasi untuk memediasi  apabila ada kendala yang terjadi pada kerukunan tersebut, sehingga semua permasalahan bisa teratasi dengan baik.

Melalui mubes tersebut bupati berharap, akan mendapatkan  pengurus yang bisa membawa kerukunan Barimpungan Pokobondolong dengan baik dan bisa menjadi mitra kerja bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (McBangkep/Cici/Eyv)

Rancangan RPJMD Kabupaten Bangkep Tahun 2017-2022 Mangacu pada Visi Misi Bupati

Salakan, InfoPublik – Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan yang Maju Mandiri, Bermartabat dan Berkeadilan Sejahtera, diharapkan dapat menjadi filosofi perencanaan pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan ke depan.

Tujuan pembangunan daerah  yang merupakan  Visi Misi Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tahun 2017-2022 .

Pembangunan Bangkep juga sejalan dengan tantangan permasalahan dan kondisi sosial ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah serta dengan memperhatikan tahapan ketiga Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Sulteng tahun 2005-2025 dan sembilan program Nawacita Presiden RI.

Prioritas pembangunan daerah Provinsi Sulteng tahun 2016-2021 akan difokuskan pada tiga aspek, yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM), daya saing serta pemantapan infrastruktur.

“Ketiga aspek yang menjadi prioritas pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah ini hendaknya dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program dan kegiatan prioritas pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Bangkep Tahun 2017-2022,” kata Sekertaris Bappeda Provinsi Suawesi Tengah Drs. Muh. Ramlan Yunus M.Si, saat Musrembang atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2017-2022, di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Senin (6/11).

Musrembang tersebut  dihadiri oleh Wakil Bupati Bangkep, Ketua DPRD Bangkep, Sekertaris Bappeda Provinsi Sulteng, Kapolres Bangkep, Ketua Tim dan anggota pendampingan RPJMD, Asisten dan Staf Ahli Setda Bangkep, unsur Forkopimda Bangkep, para Kepala OPD, para camat serta peserta Musrembang

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam berharap, melalui kerjasama yang baik antara Tim Penyusun RPJMD Universitas Tadulako (UNTAD) dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dapat disusun dokumen RPJMD Kabupaten Bangkep tahun 2017-2022 yang komprehensif.

Dikatakan, RPJMD memiliki makna yang sangat strategis bagi pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) untuk lima tahun ke depan.(McBangkep/Elsi/Kus)

Rancangan RPJMD Kabupaten Bangkep tahun 2017-2022 mangacu pada Visi Misi Bupati

Salakan, InfoPublik – Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan yang Maju Mandiri, Bermartabat dan Berkeadilan Sejahtera, diharapkan dapat menjadi filosofi perencanaan pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan ke depan.

Visi pembangunan daerah tersebut  tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tahun 2017-2022.

Pembangunan Bangkep juga sejalan dengan tantangan permasalahan dan kondisi sosial ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah serta dengan memperhatikan tahapan ketiga Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Sulteng tahun 2005-2025 dan sembilan program Nawacita Presiden RI.

Prioritas pembangunan daerah Provinsi Sulteng tahun 2016-2021 akan difokuskan pada tiga aspek, yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM), daya saing serta pemantapan infrastruktur.

“Ketiga aspek yang menjadi prioritas pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah ini hendaknya dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program dan kegiatan prioritas pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Bangkep Tahun 2017-2022,” kata Sekertaris Bappeda Provinsi Suawesi Tengah Drs. Muh. Ramlan Yunus M.Si, saat Musrembang atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2017-2022, di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Senin (6/11).

Musrembang tersebut  dihadiri oleh Wakil Bupati Bangkep, Ketua DPRD Bangkep, Sekertaris Bappeda Provinsi Sulteng, Kapolres Bangkep, Ketua Tim dan anggota pendampingan RPJMD, Asisten dan Staf Ahli Setda Bangkep, unsur Forkopimda Bangkep, para Kepala OPD, para camat serta peserta Musrembang

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam berharap, melalui kerjasama yang baik antara Tim Penyusun RPJMD Universitas Tadulako (UNTAD) dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dapat disusun dokumen RPJMD Kabupaten Bangkep tahun 2017-2022 yang komprehensif.

Dikatakan, RPJMD memiliki makna yang sangat strategis bagi pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) untuk lima tahun ke depan.(McBangkep/Elsi/Kus)

Ulang Tahun Banggai Kepulauan Diperingati Awal November

Salakan, Infopublik – Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) akhirnya genap berusia 18 tahun, tepatnya pada tanggal 3 November 2017.

Sebagai bentuk apresiasi dalam memperingati hari bersejarah Bangkep, seluruh unsur pemerintah daerah, bersama BUMD/BUMN dan pelajar dari tingkat SD sampai SMA ikut melaksanakan upacara peringatan HUT Bangkep di Lapangan Trikora Salakan, Jumat (3/11).

Sedangkan dari pihak pemerintah provinsi diwakili oleh Asisten I bidang pemerintahan Hukum dan Politik Faizal Mang serta tamu-tamu dari pemerintah daerah tetangga, dan dari pemerintah daerah Bangkep dan Balut melibatkan seluruh SKPD, unsur Forkopinda serta stakeholder lainnya.

Upacara tersebut berlangsung hikmat, Bupati Bangkep Zainal Mus bertindak sebagai inspektur upacara, pembina upacara Muis Abd Latif, Kasat PP bertindak sebagai komandan upacara dan Jein Rorimpandey bertugas sebagai pembaca UUD 1945.

Pada upacara tersebut ketua DPRD Bangkep Muh Risal Arwie bertugas sebagai pembaca sejarah singkat Kabupaten Bangkep. “Bangkep secara historis merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan kerajaan Banggai sebagaimana disebutkan dalam kitab Negarakertagama,” seru Risal.

Para tamu undangan luar daerah pun seperti lebih dalam memahami historis peradaban masyarakat bumi Peling. Kerja-kerja pemerintah daerah Bangkep di bawah kepemimpinan Bupati Zainal Mus dan wakil Bupati Rais D Adam pada pelaksanaan HUT Bangkep terbilang seru.

Rancangan awal hingga suksesnya acara dipercayakan bupati dan wakil bupati kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan Bangkep, Rusli Moidady sebagai ketua panitia.

Sekalipun dihimpit oleh singkatnya waktu, namun Rusli dan jajarannya mampu menyajikan keberhasilan semua rangkaian HUT Bangkep tersebut.

Usai upacara, Pemda Bangkep, tamu undangan bersama masyarakat menikmati kue tumpeng serta hidangan makanan lainnya yang telah disiapkan di stand masing-masing SKPD.

Seluruh lapisan masyarakat berbaur menjadi satu. Pemerintahan Bupati Zainal Mus melalui semarak HUT Bangkep bertekat besar mampu membawa Bangkep setara dengan daerah maju lainnya di Sulteng hingga tingkat Nasional dalam segala aspek.

Rangkaian kegiatan terus berlanjut pada sore hari, arak-arakan peserta karnaval mengelilingi jalan-jalan protokol ibu kota. Berbagai jenis kendaraan roda empat, roda dua hingga sejumlah alat berat dihias sedemikian rupa, sedangkan para penumpang menggunakan pakaian adat kerajaan Banggai.

Antusias masyarakat terlihat memadati setiap pesisir jalan raya. Semarak Hari Jadi Bangkep berlangsung hingga malam hari melalui kegiatan ramah tamah. (McBangkep MS/Cici)

Tim BP3TI Survei Penggunaan Bantuan Perangkat Internet Sekolah di Bangkep

Salakan, Infopublik – Tim Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI), N Ahmad Abrar dan Lailatul Badriah selaku Surveyor Indonesia laksanakan survei penggunaan perangkat internet pada beberapa titik yang diberikan pada waktu lalu di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Jumat 27/10/2017.

Ahmad Abrar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat yakni untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas teknologi informasi di daerah – daerah tertentu di Indonesia dalam hal penyediaan perangkat internet melalui BP3TI.

Untuk program ini sudah dimulai sejak tahun 2015 dengan jumlah titik yang akan diberikan parangkat internet kurang lebih 4000 di seluruh Indonesia, seperti di sekolah, Balai Latihan Kerja (BLK) dan Kantor Desa/Kelurahan.

Bersamaan dengan itu Ahmad Abrar menambahkan bahwa 4000 titik tersebut pada tahun 2015 BP3TI mempunyai satu program untuk memonitoring titik tersebut mengenai pemakaian jaringan, dan dari hasil monitoring tersebut pada akhir tahun 2016 untuk Indonesia Tengah diperoleh 265 titik yakni Bali, Nusra, Kalimantan dan Sulawesi salah satunya adalah Bangkep yang boleh dikatakan mempunyai masalah dengan penggunaan jaringan internet.

Untuk wilayah Kabupaten Bangkep sendiri ada empat titik yang akan disurvei yakni SMPN 3 Bulagi Selatan, SMPN I Peling Tengah, SMPN I Tinangkung Utara dan SDN Lobuton, dengan tujuan untuk meninjau langsung masalah apa yang mengakibatkan penggunaan jaringan tersebut tidak maksimal, jelas Ahmad

Dari hasil survei salah satu sekolah yakni sekolah SMPN I Tinangkung Utara, operatornya mengatakan bahwa ketidak maksimalan penggunaan perangkat ini karena tidak diaktifkan selama 24 jam tetapi hanya diaktifkan selama jam sekolah.

Sementara itu, operator sekolah menambahkan bahwa jaringan ini dulunya di gunakan selama 24 jam cuma ada beberapa masyarakat yang mengetahui paswordnya datang ke sekolah tersebut untuk menggunakannya sambil mabuk-mabukan, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk mengaktifkannya hanya selama jam sekolah saja alasannya jangan sampai pihak sekolah dirugikan, jelasnya.

Kegiatan survei dilaksanakan selain TIM BP3TI turut diikuti oleh Kepala Bidang Persadian Haerudin, staf Diskominfo Bangkep Taqyudin, Dewan Guru dan operator sekolah SMPN I Tinangkung Utara (McBangkep/Cici)

http://infopublik.id/read/230436/tim-bp3ti-survei-penggunaan-bantuan-perangkat-internet-di-bangkep.html

Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017

Diskominfo Salakan – Upacara memperingati hari sumpa pemuda 28 Oktober 2017 di lapangan Trikora Salakan. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus.

Pada hari ini  28 Oktober 2017 pelaksanaan upacara bukan hanya dilaksanakan di Kabupaten Bangkep, namun hampir diseluruh wilayah Indonesia. Sebuah tonggak sejarah dalam membangun persatuan dan kesatuan Bangsa sebagai wujud kemerdekaan. Mempersatukan wilayah, bahasa dan tanah air menjadi satu yaitu INDONESIA.

Pada kesempatan ini Bupati Banggai Kepulauan H. Zainal Mus, menjadi Inspektur sebagai tanda komitmen dalam rangka mempersatukan visi dalam membangun kabupaten Banggai Kepulaun. Saat ini wujud dari Sumpah Pemuda perlu di implementasikan dalam membangun Kabupaten Bangkep.

Tanpa persatuan, rasa persaudaraan seluruh warga Bangkep untuk saling bahu membahu menjadi salah satu manivestasi perwujudan Sumpah Pemuda. Semangat yang diemban dapat dijadikan sebagai motivasi untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Bangkep.

Seperti diketahui bahwa Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Yang dimaksud dengan “Sumpah Pemuda” adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap “perkumpulan kebangsaan Indonesia” dan agar “disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan”.

Pelaksanaan upaca yang dihadiri oleh semua OPD diakhiri dengan foto bersama. Kegiatan foto bersama, menjadi wujud dan komitmen kebersamaan, seperti amanah dalam Sumpah Pemuda

Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017

Kepala Diskominfo Kukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat

Kepala Diskominfo Kukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat

Diskominfo Salakan – Solidaritas kinerja yang dihimbau oleh Bupati Bangkep di wujudkan oleh Kepala Diskominfo. Menanggapi himbauah Bupati untuk menjalin solidaritas di setiap lapisan masyarakat, saat ini Kepala Diskominfo melakukan langkah nyata dengan mengukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) Ir Kondrad D Galala MM mengukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), beranggotakan 21 orang di Pantai Tebeabul Desa Bakalan, Kecamatan Tinangkung, Kamis (19/10).

Dengan pengukuhan itu,  total KIM yang telah dikukuhkan di Bangkep saat ini,   berjumlah 13 kelompok.  Pada kesempatan itu, Kadis Kominfo memberikan Surat Keputusan (SK) serta memberikan satu buah buku panduan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) kepada ketua kelompok yang telah dikukuhkan.

Ir Kondrad D Galala menjelaskan, Kelompok Informasi Masyarakat merupakan kelompok yang dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif dengan aktifitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan dalam rangka meningkatkan nilai tambah dengan  tujuan untuk menciptakan kemandirian, kreatifitas, kaya informasi, berdaya dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Kadis Kominfo juga berharap agar masyarakat dapat memilih dan memilah berita mana yang benar, baik  dan bermanfaat sehingga mampu  menangkal berita hoax.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Industri Pariwisata  Zainudin Malingong,SE memotivasi masyarakat agar mampu mandiri mengelola potensi wisata dengan cara bekerja sama dengan semua pihak termasuk SKPD yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Sementara itu, Camat Tinangkung Din Lamasada SH berharap, Kelompok Informasi Masyarakat yang telah dikukuhkan dapat bertugas dengan baik, karena KIM ini merupakan saluran bagi masyarakat untuk mengakses informasi yang bersifat positif.

Sedangkan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Elisabeth A.Langitan,SH juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang aktivitas Kelompok Informasi Masyarakat yang disebut ADINDA.

Dijelaskan, A merupakan Akses Informasi, yaitu melakukan aktivitas untuk mengakses informasi dari berbagai sumber, baik sumber langsung maupun tidak langsung, D merupakan Diskusi tentang informasi, yaitu setelah mengakses informasi kemudian dilakukan diskusi tukar menukar informasi, dan memecahkan masalah

Kemudian, I merupakan Implementasi, yaitu tahapan yang sebelumnya diputuskan akan menerapkan atau mendayagunakan pengetahuan atau informasi yang diperoleh, N adalah Networking, suatu kegiatan membangun network atau jejaring, baik sesama KIM maupun pihak terkait.

D adalah Diseminasi  Informasi, artinya penyebarluasan informasi yang sudah diolah dan bermanfaat bagi masyarakat, dan A adalah Advokasi Aspirasi, suatu kegiatan mendampingi masyarakat.

Sekdis mengingatkan bahwa maju dan berkembangnya potensi wisata Pantai Tebeabul tergantung adanya dukungan dari pemerintah daerah (Pemda). (McBangkep/Cici)

Pembukaan Pekan Olahraga Korpri Tingkat Bangkep oleh Sekda

Pembukaan Pekan Olahraga Korpri Tingkat Bangkep oleh Sekda

Diskominfo Salakan – sebagaimana yang diberitakan oleh InfoPublik.id tentang Pekan Olahraga Korpri Tingkat Bangkep yang dibuka oleh Sekda Bangkep menunjukkan komitmen dalam membentuk perilaku sehat dan sportifitas di setiap instansi.

Dalam rangka Pekan Olahraga Korpri tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan kegiatan Pekan Olahraga Korpri yang akan mempertandingkan beberapa cabang olahraga di Salakan,

Pembukaan kegiatan pekan olahraga ini bertempat di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Selasa, (10/10).  Kegiatan yang sudah dua kali dilaksanakan di Banggai Kepulauan (Bangkep) khususnya bagi para anggota Korpri, secara tidak langsung merupakan upaya bersama dalam mengembangkan olahraga di Bangkep.

“Kegiatan ini merupakan wadah untuk menggelorakan dan memasyarakatkan olahraga khususnya dilingkungan pemerintah daerah Kabupaten Banggai Kepulauan”, kata Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.Selain bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga peserta, juga dirancang untuk mempererat rasa kebersamaan sesama anggota Korpri,”ujar Sekda Bangkep, Zainuddin Malotes.

Peserta dalam kegiatan ini adalah para Aparatur Sipil Negara (ASN) perwakilan OPD dan Kecamatan dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu Volly ball Putra/Putri, Futsal, Catur, Bulu tangkis Putra dan Tenis meja Putra/Putri.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menggelorakan kegiatan olahraga serta meningkatkan jiwa sportifitas, meningkatkan prestasi dan semangat jiwa korpri bagi ASN, Sebagai ajang kebersamaan dan silaturahmi sesama anggota korpri dan untuk menyeleksi atlet yang mewakili Banggai Kepulauan pada Pekan olahraga Korpri tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Palu,”jelas Harli A. Masenge,selaku Ketua Panitia.(10/10).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Forkopimda Kabupaten Bangkep, Staf Ahli dan Asisten SETDA Bangkep, Kepala Dinas/ Badan/ Kantor/ dan Bagian Lingkup Pemerintah Kabupaten Bangkep, Para Camat se-Kabupaten Bangkep, Panitia pelaksana pertandingan dan Peserta Olahraga.

“Saya berharap seluruh ASN di Kabupaten Banggai Kepulauan agar mengikuti kegiatan ini, dan bagi yang meraih juara agar dibina dan dilatih terus sehingga apabila mengikuti kejuaraan Porda Korpri tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional dapat meraih prestasi,”tuturnya sekaligus membuka dengan resmi Pekan Olahraga Korpri tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan.(McBangkep)

Keluhan Krisis Jaringan Telekomunikasi Diskominfo Akan Teratasi

Keluhan Krisis Jaringan Telekomunikasi Diskominfo Akan Teratasi

Diskominfo  Salakan – Tanggapan Diskominfo Bangkep Tentang Keberadaan Jaringan Internet yang masih minim, kini perlahan mulai teratasi. Adanya proyek Palapa Ring oleh PT. LEN Telekomunikasi Indonesia, memberikan angin segar terhadap perbaikan sarana internet di berbagai pelosok Kabupaten Banggai Kepulauan.

Manajer lapangan  PT. LEN Telekomunikasi  Indonesia Eko Laksono mengemukakan, proyek Palapa Ring merupakan proyek pemerintah  dalam melakukan penyebaran serat fiber nasional.

Proyek Palapa Ring juga sebagai inisiasi dari pemerintah  untuk penyebaran akses internet ke seluruh wilayah di Indonesia, baik itu Barat, Timur, maupun wilayah Indonesia bagian Tengah, salah satunya termasuk pulau Sulawesi dan sekitarnya.

Tujuan dari pembangunan Jaringan Tulang Punggung Serat Optik Nasional Palapa Ring  adalah  membuat biaya di operator seluler, fixed broadband dan internet secara umum menjadi lebih murah.

Sehingga pada akhirnya masyarakat juga bisa menikmati murahnya internet atau pun komunikasi lainnya, dan juga memberikan peluang bisnis  bagi industri UKM di pelosok daerah, serta dapat juga meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat ekonomi digital.

Untuk  Piber Optik Palapa Ring  di Sulawesi Tengah ada beberapa pulau yang akan menjadi rute jaringan Fiber Optik Palapa Ring, antara lain Luwuk – Salakan – Banggai Laut – Taliabu – Sanana, yang saat ini progresnya sudah mencapai 85%  kurang menunggu kabel   yang dihubungkan melalui laut.

Kabel tersebut akan dikirim dari Jerman  dan diperkirakan akan tiba ke Indonesia kurang lebih 30 hari. “Sehingga rencana untuk Pulau Sulawesi Tengah akan terkoneksi jaringannya  pada akhir tahun 2017,” kata Eko Laksono saat memaparkan hasil pembangunan Jaringan Fiber Optik, Selasa (3/10) di Kantor  Diskominfo, Kecamatan tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Eko menambahkan untuk  menghubungkan jaringan, selain  dipasang di darat  juga dipasang di laut,  seperti penggelaran FO, juga pembangunan BMH  dan TS yang di kerjakan oleh PT. LEN Telekomunikasi Indonesia dan jaringan Fiber optic.

Berupa  pembangunan jaringan  sistem Komunikasi  Kabel Bawah Laut (SKKL) yang dilaksanakan oleh PT. Bina Nusantara Perkasa yang nantinya akan tersambung dari Banggai, Bangkep, Banggai Laut, Taliabu dan Sanana.

Pembanguna Fiber Optik Palapa Ring  Paket Tengah, segmen M7 pendaratan BMH Salakan pada posisi Koordinat 123̊ 23’ 41, 10”BT/01̊ 13’57,24” LS, berada di desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Kabupaten Bangkep.

Pembangunan BMH itu sendiri sampai saat ini sudah  mencapai 90%  tinggal menunggu kabel dari Laut masuk dan langsung disambungkan ke BMH, sedangkan untuk kabel darat sudah hampir semua sampai ke BMH (MC Bangkep/ Cici)