Salakan, Bangkepkab.go.id – Plt. Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam selaku Pimpinan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menyambut baik atas dilaksanakan festival ini sebagai kegiatan yang bertujuan untuk menjaga budaya dan kearifan lokal warisan leluhur serta pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Bangkep.

Kegiatan Festival ini dilaksanakan di Desa Luk Panenteng, selasa 14 agustus 2018 dengan kerjasama antara Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadja Mada Yokyakarta dan masyarakat Desa Luk Panenteng serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Rais D. Adam juga sangat mengapresiasi kepada panitia acara serta semua pihak yang terlibat hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Tema Festival Sea-Sea yaitu “Satu Rasa Dalam Sea-Sea”, tidak lain bertujuan mengangkat potensi dan kesejahteraan masyarakat Bangkep khususnya masyarakat suku Sea-Sea di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Olehnya itu lewat festival ini Plt Bupati Rais D. Adam berharap ada hal-hal positif yang diambil sehingga satu rasa dalam Sea-sea benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat suku sea-sea khususnya dalam bidang seni budaya dan adat istiadat.(14/8)

Selanjutnya akan dilaksanakan peresmian objek wisata ditiga (3) tempat yang berbeda-beda yang ada di Desa Luk Panenteng yakni wisata danau Paisu Pok, wisata permandian Paisu Batango dan wisata Pantai Poganda.

Dengan harapan dengan diresmikannya ketiga destinasi wisata tersebut akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung, kemudian untuk instansi terkait agar terus melakukan terobosan sehingga beberapa destinasi wisata ini akan terus mengalami kemajuan,tutur Rais Adam.

Festival Sea-Sea ini dirangkaikan dengan peresmian Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Luk Panenteng dengan harapan pengelolaan pengembangan Desa ekowisata dapat bergandengan dengan BUMDES sehingga pembangunan dari desa yang digalakkan dari Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo benar-benar terwujud.

Masyarakat yang memiliki antusias yang tinggi untuk memajukan Desa, Kecamatan dan Kabupaten, itu bisa terwujud mana kala semuanya saling mendukung dari unsur masyarakatnya dan unsur Pemerintahnya, jika semua itu disatukan maka insya Allah semoga Desa Luk Panenteng ini bisa maju dan berkembang pada masa-masa yang akan datang, tutur Drs. Luthfi Latief selaku Direktur Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.(14/8)

Himbauan kepada seluruh masyarakat Desa Bulagi Utara khususnya masyarakat Desa Luk Panenteng untuk bersama-sama menjaga dan mengelola aset wisata yang telah ada sehingga para wisatawan senang berkunjung di Desa Luk Panenteng.

Ucapan terimakasih yang disampaikan oleh Rais Adam mewakili Pemerintah Daerah kepada mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah melaksanakan kegiatan KKN di Daerah Bangkep, Semoga hal-hal yang diperoleh selama KKN akan membantu dalam menyelesaikan tugas perkuliahan.

Kebanggaan Luthfi Latief pada mahasiswa KKN-PPM UGM yang baru kurang lebih 50 hari ini, yaitu kesan masyarakat sudah sangat luar biasa serta ucapan terimakasih karena apa yang dilakukan oleh mahasiswa sesungguhnya sudah membantu tugas dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Karena yang dilakukan mahasiswa adalah model pendekatan kepada masyarakat bagaimana memberdayakan masyarakat yang ada, bagaimana masyarakat yang ada diberdayakan untuk dikembangkan semua potensi-potensi yang dimiliki termasuk potensi wisata yang ada di Luk Panenteng, maka sesungguhnya itu adalah tugas utama dari  Kemendes PDTT.

Menurut Dosen pembimbing Lapangan Drs. Hendrie Adji Kusworo. M.Sc, berharap mudah-mudaham bersatunya 5K (Kampus, Kampung, Kepemerintahan, Korporasi dan Kagama) betul-betul bisa mendorong kegiatan Luk Panenteng sebagai icon sebagai lokomotif pengembangan kepariwisataan di Banggai Kepulauan. (Elsi)

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).