Salakan, Bangkepkab.go.id – Pembangunan Mini Base Transceiver Station (BTS) yang akan dibangun didua desa yakni Desa Kombutokan dan Desa Sampaka di Kecamatan Totikum merupakan Program Nasional untuk Mini BTS Merah Putih Telkomsel, program ini merupakan sinergi yang dilakukan oleh anak Perusahaan Telkom Group yaitu Telkomsel dan Mitratel.

Mitratel terus melakukan pembangunan menara telekomunikasi untuk ketersediaan jaringan dibeberapa wilayah yang belum tersentuh oleh sinyal telekomunikasi. Mitratel merupakan anak perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia,Tbk bergerak dibidang infrastruktur telekomunikasi yang mengurus tentang pembangunan BTS.

“Pembangunan Mini BTS didua titik di Kecamatan Totikum bertujuan untuk membantu masyarakat di Desa setempat dan beberapa desa di sekitarnya bisa melakukan komunikasi, bisa telepon dan SMS karena beberapa desa itu menjadi prioritas karena masih Blank Spot”. kata Salah satu Surveyor dari Mitratel Erik Kurniawan.(28/3)

Menurut Erik, untuk mengurangi Area Blank Spot di Desa Sampaka dan Desa Kombutokan dibangunkan BTS Mini, nantinya tidak hanya berdampak langsung kepada Desa masing-masing tapi bisa juga dinikmati oleh warga di Desa-desa sekitar yang dekat.

Waktu yang dibutuhkan untuk Pembangunan Mini BTS diperkirakan 2 sampai 3 bulan kedepan sudah siap pakai dengan jangkauan 6 sampai 10 km, namun dari Mitratel berusaha secepatnya diselesaikan karena menyangkut kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi dan sampai saat ini Material Tower sedang dikirim sampai ke Banggai Kepulauan (Bangkep), sambungnya.(Elsi)

Comments (1)

  • Darussalam

    Kami juga di Desa Alul, Kecamatan Bulagi butuh BTS supaya memudahkan/melancarkan komunikasi kami keluar Desa, apa lagi di Desa kami sudah tersedia sarana pendidikan sampai jenjang SMP dan pasti kami sangat butuh penunjang mata pelajaran TIK…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).