Salakan, Bangkepkab.go.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James H.D Pinontoan mengemukakan program sistem layanan terintegrasi JKN/KIS adalah program layanan yang dapat membantu masyarakat yang apabila mempunyai kartu jaminan kesehatan namun muncul permasalahan-permasalahan yang timbul ketika mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit Trikora.(20/4)

Menurutnya, Kebanyakan masyarakat mempunyai kartu jaminan akan tetapi belum tentu bisa langsung dipergunakan dan bisa dijamin agar tidak membayar iuran biaya rumah sakit. Ada 3 permasalahan-permasalahan.

Yang pertama yaitu berhubungan dengan masalah kependudukan dimana mungkin ada keluarga pasien atau pasien yang dirawat, namanya yang ada dikartu dan nama yang tercantum dikartu keluarga berbeda dan itu harus diurus di kantor Dukcapil.

Kedua yaitu tentang status sosial, apakah dia itu betul-betul masyarakat yang boleh dibantu masyarakat miskin atau tidak dan itu harus di urus di Kantor Dinas Sosial dan masalah ketiga yang banyak terjadi yaitu ketika masyarakat itu terdaftar sebagai peserta kartu JKN mandiri atau BPJS mandiri tetapi ketika dalam mendapatkan pelayanan rumah sakit rupanya kartunya itu menunggak atau harus bayar denda dan itu mereka harus mengurusnya lagi.

“Lewat proyek perubahan ini rumah sakit dan saya pribadi membuat satu sistem yaitu kita memutus mata rantai keluarkan pasien ini untuk sibuk mengurus permasalahan-permasalahan yang timbul seperti tadi, jadi tujuannya agar supaya keluarga pasien bisa konsentrasi saja pada keluarga pasien yang sakit, tidak perlu memikirkan administrasi yang timbul akibat jaminan yang belum lengkap”, kata dr. James.(20/4)

Dinas Kominfo Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) sebagai salah satu stakeholder utama dalam proyek perubahan yakni Sistem Layanan Terintegrasi JKN/KIS, pernyataan Ir. Kondrad D. Galala,MM selaku Kadis Kominfo Bangkep mendukung sepenuhnya proyek perubahan sistem layanan terintegrasi JKN/KIS dan kiranya dapat dipastikan bermanfaat bagi masyarakat.

Sistem yang dikembangkan atau dibentuk ini nantinya akan mengambil alih peran dari pada keluarga pasien yang cukup ribet. Sesuai dengan peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 47 tahun 2015 tentang uraian tugas, fungsi dan tata kerja Rumah Sakit Umum Daerah Trikora Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Direktur Rumah Sakit mempunyai tugas Membantu Bupati dalam melaksanakan tugas urusan Pelayanan Kesehatan secara berdayaguna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan, pemulihan yang dilaksanakan secara serasi, terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan, melaksanakan upaya rujukan yang bermutu sesuai standar pelayanan Rumah Sakit.(Elsi)

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).