Salakan, bangkepkab.go.id – Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Mudin Sahata SP.MP, juga sebgai Asisten II Kabupaten Banggai Kepulauan mendampingi Tim Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Ibu Sri Wahyu Ningsi Kasubdit Sarana dan Prasarana Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Repuplik Indonesia dalam Peninjauan lokasi persiapan USB (Unit Sekolah Baru)  dan Asrama Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Salakan di Desa Kautu Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Sulwesi Tengah,  Kamis, 11 Januari 2018.

Kepala SLB Negeri Salakan Ibu Hartati S.Pdi (Bu Tati) mengutarakan siswa saat ini di SLB Negeri Salakan ada 43 orang, yang terdiri dari:

–  Tuna Daksa: 4 Orang

–  Tuna netra: 2 Orang

–  Grahita : 4 Orang

–  Tuna Runggu: 5 Orang

–  Broken Home: 28 Orang

SLB Negeri Salakan bediri Sejak 2012, kami mengharap dengan peninjauan ini bisa mendapatkan Unit Sekolah Baru (USB) dan Asrama, agar kedepan anak anak yang belum tertampung di beberapa Kecamatan bisa dengan segera diterima. Ungkap Bu Tati.

Juga harapan yang sama dari Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai Kepulauan Bapak Kapuan Pandjo, M.Pd Peninjauan ini agar lebih memahi keadaan dan kondisi ruang pembelajaran dan Asrama yang ada dan mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan.

Mustar Labolo Wabup Banggai

Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Mudin Sahata SP.MP

Ahmad Budullah Jurnalis infodesa.id

Dalam peninjauan ini, nampak hadir Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo, kehadiran beliau disamping sebagai Study Banding juga sekalian menghibur anak anak didik di SLB Salakan. Saya Tahun 1995 sebagai pekerja Sosial Masyarakat di Mamboro Kota Palu, anak-anak dengan kondisi disabilitas tentunya juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang serta tak boleh luput dari perhatian kita semua. Ungkapnya kepada media,

Lanjut ungkap Mustar Labolo, Saya teman Sekolah saat SPMA di Palu dengan Bapak Asisten II, Banyak kesan dan kenangan, Olehnya saya perlu menyampaikan kepada Ibu Pengasuh atau Ibu Kepala Sekolah SLB Negeri Salakan agar selalu mensosialisasikan kepada Ibu Hamil saat melahirkan agar menjaga pertumbuhan Bayi dengan selalu memberi ASIH, Pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal memerlukan dukungan nutrisi dan stimulasi yang adekuat.  Air Susu Ibu dapat memenuhi semua kebutuhan dasar anak untuk tumbuh dan berkembang, baik kebutuhan fisis-biomedis (asuh), kebutuhan kasih sayang/emosi (asih), maupun kebutuhan akan stimulasi (asah). Menyusui akan meningkatkan hubungan atau ikatan batin antara ibu dan anak.

Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Mudin Sahata SP.MP

Mustar Labolo Wabup Banggai dan

Ibu Sri Wahyu Ningsi (Bu Ning) Kementrian pendidikan dan Kebudayaan RI

Dalam sambutannya Ibu Sri Wahyu Ningsi (Bu Ning). Sebagai Kasubdit Sarana dan Prasarana Kementrian pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Menyampaikan untuk membentuk karakter anak, setidaknya ada  tiga pilar pendidikan yang harus kita ketahui, yaitu Keluarga, masyarakat dan Sekolah, dari tiga tersebut yang harus diperkuat orang tua dan guru dalam mendidik anak.

Pertama, anak harus diberikan contoh keteladanan.

Kedua, orang tua dan guru harus mampu membangun semangat dan merangsang ide anak didik untuk berkarya.

Ketiga, orang tua dan guru harus siap menopang anak didik dan menuntun mereka ke jalan yang benar.

Pendidikan sekolah luar biasa tidak mengutamakan akademik, namun justru mengedepankan vocasional atau ketrampilan hidup. Sehingga ketika keluar dari sekolah luar biasa (SLB) mereka sudah dapat hidup mandiri. Mereka  anak hebat.. Mereka bisa punya cita cita. Mereka tidak perlu di kasihani Tapi Perlu diperhatikan, Agar mereka percaya diri. Mengakhirinya.

Sambutan terakhir dari Asisten II dan Juga Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bangkep, dimana saya terhitung hari kesembilan sebagai plt. Kadis Pendidikan dan saya sangat berterima kasih dengan kedatangan Ibu Ning ke Banggai Kepulauan, Saat ini ada 200 Anak Penyandang Disabilitas tercatat belum tertampung disini.

Dan saat ini dari 43 Anak Asuh di SLB ini, baru 20 Anak menjadi Tanggung Jawab Daerah dan 23 jadi tanggung jawab SLB, mengharapkan kepada Kepala Sekolah agar segala bentuk program dan rencana dapat dimasukan dalam RKP Desa di bicarakan dalam Musyawarah Desa,mengakhiri sambutannya.

Dalam kunjungan ke Banggai Kepulauan Ibu Sri Wahyu Ningsi (Bu Ning), di damping oleh Ibu DR. Minarni Nontji  Kepala Bidang PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) Dinas Pendidikan  Provinsi Sulawesi Tengah.*(Mad /Elsi Saputri).

 

 

 

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).